Islamabad, Gontornews — Setidaknya 59 orang tewas dan hilang dalam musibah longsor salju di Kashmir, Selasa (14/1). Sementara di wilayah Kashmir Utara, yang dikuasai India, 10 orang dikabarkan tewas dalam insiden yang sama.
Dua pejabat Pakistan mengonfirmasi bahwa banyak warga desa di daerah Lembah Neelum terjebak di lokasi pasca hujan lebat yang memicu tanah longsor.
Selain mengonfirmasi kematian dan warga hilang, pemerintah Pakistan mengonfirmasi jika tim penyelamat telah berhasil menyelamatkan lebih dari 50 orang dari longsoran salju dan membawanya keluar dari wilayah tersebut untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Saya telah meminta otoritas manajemen bencana nasional, militer dan semua menteri federak untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang terdampak (musibah longsor salju) di AJK (Azad Jammu dan Kahsmir),” ungkap Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, sebagaimana dilansir Reuters.
Sebelum musibah ini terjadi, pada tahun 2012 longsor serupa terjadi dan menghantam markas besar batalion Pakistan yang menewaskan sedikitnya 124 tentara dan 11 warga sipil.
Hingga berita ini diturunkan, hujan salju hebat juga menghajar sebagian rumah di wilayah pegunungan di Balochistan dan menewaskan setidaknya 17 orang.
Hujan saljut lebat di Pakistan juga membuat jalur utama penghubung Afghanistan-Pakistan terpaksa diblokir dan membuat sejumlah pejabat menangguhkan transportasi barang-barang penting dari Pakistan ke Afghanistan.
Sementara di Afghanistan, otoritas penanggulangan bencana setempat mengonfirmasi kematian 39 orang akibat cuaca dingin ekstrem yang terjadi dalam dua minggu terakhir.
“Kami mendistribusikan bantuan darurat, termasuk uang tunai kepada keluarga korban,” pungkas juru bicara otoritas penanggulangan bencana Afghanistan, Tamim Azimi. [Mohamad Deny Irawan]























