Depok, Gontornews — Dalam proses pembelajaran, anak biasanya sering mengalami rasa bosan atau jenuh. Sehingga anak kerap tidak mampu membuat apapun lagi.
Seorang anak yang dalam kondisi jenuh, sistem akalnya tidak dapat bekerja sebagaimana yang diharapkan. Kejenuhan dapat melanda seseorang, yang kehilangan motivasi dan konsolidasi salah satu tingkat keterampilan tertentu sebelum sampai pada tingkat keterampilan berikutnya.
Selain itu, kejenuhan juga bisa terjadi karena proses belajar anak telah sampai pada batas kemampuan jasmaniyahnya. Karena bosan dan keletihan.
Cross dalam bukunya The Psychology of Learning, menyebutkan bahwa keletihan anak dapat dikategorikan menjadi tiga macam, yaitu keletihan indra, fisik, dan mental. Keletihan fisik dan indra pada umumnya dapat dikurangi dengan cukup beristirahat.
Namun keletihan mental tidak bisa diatasi dengan cara sesederhana itu. Dan hal ini kerap dipicu karena faktor kecemasan baik karena tuntutan prestasi akademik atau lainnya.
Tips atasi kejenuhan dalam belajar:
- Cukup istirahat dan konsumsi asupan yang bergizi dan cukup.
- Atur ulang jadwal belajar anak sesuai dengan waktu efektif mereka. Maksudnya waktu yang tepat dimana anak siap untuk konsentrasi belajar kembali.
- Rubah design lingkungan belajar anak. Seperti merubah posisi meja, kursi, dan alat-alat belajar anak.
- Berikan motivasi dan stimulus baru.
- Ajari anak untuk terbiasa mencari solusi positif saat dirinya kembali merasa jenuh dalam belajar. <Edithya Miranti>

























